Halo warga Semarang dan teman-teman yang lagi main ke kota Lumpia!
Memang, kalau ngomongin malam minggu di Semarang, rasanya ada yang kurang kalau belum mampir ke surga kuliner ini. Sebagai informasi buat kamu yang belum tahu, Pasar Semawis di kawasan Pecinan adalah pusatnya street food yang cuma buka tiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. Selain itu, jika kalian butuh referensi tempat nongkrong siang harinya, jangan lupa cek artikelku tentang Rekomendasi Cafe Hits di Kota Lama Semarang.
Nah, kali ini aku mau bikin challenge seru. Misalnya kita ke Semawis cuma bawa uang Rp 100.000, kira-kira bisa pulang dengan perut kenyang nggak, ya? Jujurly, dengan banyaknya godaan aroma makanan dari ujung ke ujung gang, tentu saja hal ini lumayan menantang!
Oleh karena itu, yuk ikutin perjalananku jajan malam ini!
Perhentian 1: Cumi Bakar Jumbo yang Bikin Ngiler (Rp 35.000)
Pertama-tama, begitu masuk dari gapura utama, mataku langsung tertuju ke stand seafood bakar. Asapnya itu lho, manggil-manggil! Tanpa ragu, aku memutuskan untuk beli satu tusuk cumi bakar ukuran lumayan besar. Selain itu, bumbunya meresap, manis-gurih khas bakaran, dan tekstur cuminya nggak alot sama sekali.
- Harga: Rp 35.000
- Sisa Saldo: Rp 65.000
Perhentian 2: Jajanan Legend, Pisang Plenet! (Rp 15.000)
Selanjutnya, ke Semawis rasanya nggak afdol kalau nggak beli jajanan tradisional yang mulai langka ini. Pisang Plenet! Buat yang belum tahu, ini pisang kepok yang dibakar di atas arang, kemudian di-plenet (dipipihkan), dan dikasih topping melimpah. Kali ini, aku pesan rasa original cokelat keju. Rasanya? Ternyata classic dan comforting banget di mulut.
- Harga: Rp 15.000 (dapat 1 porsi isi 3-4 tumpuk)
- Sisa Saldo: Rp 50.000
Perhentian 3: Ngilangin Haus Pakai Es Cao/Cincau (Rp 10.000)
Jalan dari ujung ke ujung lumayan bikin keringetan, apalagi cuaca Semarang kalau malam kadang masih kerasa sumuknya. Oleh sebab itu, waktunya cari yang segar-segar! Setelah berkeliling, pilihan jatuh ke Es Cao (cincau hitam) pakai sirup frambozen. Manisnya pas, cincaunya lembut, dan pastinya bener-bener ngelepas dahaga.
- Harga: Rp 10.000
- Sisa Saldo: Rp 40.000
Perhentian 4: Nyemil Gurih Ala Korea, Odeng & Tteokbokki (Rp 25.000)
Mumpung saldo masih lumayan, akhirnya aku mampir ke tenant makanan Korea yang lagi antre panjang. Di sana, aku beli satu tusuk Odeng kuah panas dan porsi kecil Tteokbokki. Tidak hanya itu, kuah kaldu odengnya juara banget buat angetin perut, bahkan saus gochujang tteokbokki-nya cukup pedas nendang!
- Harga: Rp 25.000
- Sisa Saldo: Rp 15.000
Kesimpulan: Misi Berhasil (dan Sangat Kenyang!)
Kesimpulannya, ternyata dengan Rp 100.000 aja, kita udah bisa dapet main course, jajanan manis, minuman segar, sampai cemilan gurih di Pasar Semawis. Sebagai catatan, total jajananku malam ini adalah Rp 85.000.
Sementara itu, sisa Rp 15.000 bisa banget dipakai buat bayar parkir (Rp 3.000 – Rp 5.000) dan sisanya buat dikantongin lagi, hehe.
Sebagai tambahan, berikut Tips Jajan di Semawis dari Aku:
- Datang lebih awal (sekitar jam 6 sore) kalau nggak mau terlalu desak-desakan.
- Siapkan uang tunai pecahan kecil. Meskipun banyak yang bisa QRIS, namun uang tunai tetap lebih sat-set kalau jaringannya lagi lemot.
- Terakhir, pakai baju yang menyerap keringat dan alas kaki yang nyaman!
Ngomong-ngomong, kalau kalian ke Semawis, jajanan apa sih yang wajib banget kalian beli? Jadi, coba share di kolom komentar ya, biar minggu depan aku cobain rekomendasi dari kalian!
Jangan lupa share artikel ini ke grup WhatsApp circle kalian atau keluarga buat diajakin jajan bareng weekend ini!
